
Banyumas — Siswa SMAN 1 Banyumas semakin menunjukkan kesiapan menghadapi pembelajaran berbasis teknologi. Dalam berbagai kegiatan belajar, mereka menilai bahwa kemampuan mencari informasi akurat, memahami cara kerja platform digital, dan memanfaatkan aplikasi pembelajaran menjadi keterampilan paling penting saat ini. Banyak siswa mengaku terbantu oleh guru dan teman sebaya yang memperkenalkan sumber digital tepercaya dan membimbing penggunaan aplikasi pendukung belajar.Selain keterampilan, siswa juga mengaku semakin sadar akan pentingnya etika digital. Mereka mengaku lebih berhati-hati saat mengerjakan tugas secara daring, terutama dalam memastikan keaslian informasi, menghindari plagiarisme, dan menjaga keamanan data pribadi saat mengakses berbagai platform.
Pengalaman menemukan informasi palsu di media sosial membuat mereka lebih kritis dan terbiasa memverifikasi informasi sebelum membagikannya. Sikap ini penting agar pelajar tidak ikut menyebarkan hoaks atau konten yang menyesatkan.Di sisi lain, wawasan digital siswa berkembang melalui penggunaan berbagai platform edukatif seperti perpustakaan digital dan kanal pembelajaran di YouTube.
Mereka tidak hanya menggunakannya untuk tugas sekolah, tetapi juga untuk menambah pengetahuan di luar kelas. Dalam kerja kelompok daring, pelajar menerapkan komunikasi yang sopan dan terstruktur serta memanfaatkan aplikasi kolaboratif agar diskusi tetap efektif. Kebiasaan ini mencerminkan bahwa literasi digital di SMAN 1 Banyumas tidak sekadar soal teknologi, tetapi juga soal pembentukan karakter pelajar yang kritis, beretika, dan siap menghadapi perkembangan dunia digital.
Editor: Khairunnisa Al Jauziyah
