Literasi Digital Mahasiswa: Peluang Besar, Tantangan Lebih Besar

PURWOKERTO — Media sosial kini menjadi sumber informasi utama bagi mahasiswa untuk mencari referensi, mengikuti isu terkini, hingga menunjang kebutuhan akademik. Kemudahan akses ini membuka peluang besar untuk meningkatkan pengetahuan, namun juga menghadirkan tantangan berupa cepatnya penyebaran hoaks dan konten tidak valid.

Arus informasi yang tidak terfilter menuntut mahasiswa lebih kritis dalam membaca dan memeriksa kebenaran setiap konten. Aktivitas digital seperti mengecek sumber, membandingkan informasi, serta membaca referensi kredibel menjadi keterampilan yang semakin penting dalam kehidupan akademik saat ini.

Literasi digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan memahami informasi, tetapi juga etika dalam membagikan konten. Mahasiswa dituntut berhati-hati agar tidak ikut menyebarkan informasi yang belum diverifikasi. Penguatan sikap bertanggung jawab, termasuk mencantumkan sumber dan menjaga akurasi, menjadi bagian dari etika bermedia sosial yang perlu diterapkan.

Dengan kemampuan verifikasi, sikap kritis, dan pemahaman etika digital, mahasiswa dapat memanfaatkan media sosial sebagai ruang belajar yang produktif. Peluang pengetahuan semakin luas, namun tantangannya juga semakin besar jika literasi digital tidak dikelola dengan baik.

Editor:

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *