Sumber: Dokumentasi pribadi
Tak sedikit mahasiswa di berbagai perguruan tinggi mengalami kesulitan membagi waktu antara kewajiban akademik dan keterlibatan dalam organisasi maupun kepanitiaan kampus akibat padatnya aktivitas perkuliahan yang berjalan bersamaan dengan agenda nonakademik. Kondisi ini kerap menyebabkan mahasiswa merasa kewalahan karena harus melaksanakan perkuliahan, menyelesaikan tugas, mengikuti rapat organisasi, hingga terlibat dalam persiapan berbagai kegiatan kampus dalam waktu yang berdekatan.
Padatnya jadwal rapat, pelaksanaan program kerja, serta tanggung jawab struktural dalam organisasi sering kali berbenturan dengan jadwal kuliah dan tenggat pengumpulan tugas. Akibatnya, tidak sedikit mahasiswa yang mengalami kelelahan fisik dan mental, keterlambatan dalam mengumpulkan tugas, hingga penurunan fokus belajar. Meski demikian, keterlibatan dalam organisasi tetap dianggap penting oleh sebagian mahasiswa karena dinilai mampu melatih kepemimpinan, kerja sama tim, dan keterampilan komunikasi.
Untuk menyiasati kondisi tersebut, mahasiswa umumnya menerapkan berbagai strategi, seperti menyusun skala prioritas, memanfaatkan waktu luang di sela-sela kegiatan, serta berkomunikasi dengan dosen dan rekan satu tim organisasi terkait pembagian tugas. Pihak kampus pun diharapkan dapat memberikan pendampingan manajemen waktu serta kebijakan yang lebih fleksibel agar mahasiswa mampu menyeimbangkan prestasi akademik dan aktivitas organisasi secara sehat tanpa mengorbankan salah satunya.
Editor: Barginia Anindya Maharani
