Foto: (Dokumentasi: Foto Pribadi)
Purwokerto, 2 Desember 2025 Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Jenderal Soedirman menyelenggarakan Yudisium Periode Wisuda Desember 2025 pada Selasa, 2 Desember 2025, bertempat di Aula Bambang Lelono. Acara berlangsung sederhana dan tanpa sambutan formal, namun tetap berjalan tertib serta menunjukkan profesionalitas fakultas dalam melaksanakan tahapan akhir pendidikan mahasiswa.
Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Jenderal Soedirman menyelenggarakan Yudisium Periode Wisuda Desember 2025 pada Selasa, 2 Desember 2025, bertempat di Aula Bambang Lelono. Acara berlangsung sederhana dan tanpa sambutan formal, namun tetap berjalan tertib serta menunjukkan profesionalitas fakultas dalam melaksanakan tahapan akhir pendidikan mahasiswa.
Yudisium ini mengesahkan kelulusan mahasiswa dari tujuh program studi, yaitu Sastra Indonesia, Sastra Inggris, Sastra Jepang, Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, D3 Bahasa Inggris, dan D3 Bahasa Mandarin. Seluruh mahasiswa yang dinyatakan lulus telah menyelesaikan proses akademik yang panjang, mulai dari perkuliahan, tugas-tugas, praktik, hingga penyusunan tugas akhir sesuai ketentuan masing-masing program studi.
Prosesi diawali dengan pembacaan nama-nama lulusan dari seluruh prodi. Setiap nama yang disebut menandai berakhirnya perjalanan panjang mahasiswa di tingkat fakultas. Bagi dunia pendidikan, momen ini menjadi bukti penyelesaian proses belajar yang terstruktur, terarah, serta didukung oleh bimbingan akademik selama masa studi.
Walaupun tanpa rangkaian sambutan, suasana yudisium tetap berlangsung khidmat. Para peserta tampak antusias dan penuh rasa syukur setelah mengakhiri perjalanan akademik mereka. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara peserta dan jajaran akademik Fakultas Ilmu Budaya sebagai bentuk dokumentasi resmi sebelum para lulusan melanjutkan ke prosesi wisuda universitas.
Yudisium periode ini menjadi penegas bahwa Fakultas Ilmu Budaya Unsoed terus berperan dalam melahirkan lulusan yang siap melangkah ke dunia profesional maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Editor: Pinalia Jelita
