
Purwokerto– Perayaan Tahun Baru Imlek di kawasan Sudirman Central Business District (SCBD) pada 16–17 Februari 2026 berlangsung meriah dan dipadati ribuan pengunjung. Dari berbagai penampilan yang memeriahkan pawai budaya tersebut, marching band taruna Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) tampil sebagai salah satu daya tarik utama.
Sebanyak 111 personel marching band Poltekip turun langsung dalam parade, menampilkan formasi barisan yang rapi dan penuh disiplin. Dengan balutan seragam resmi yang mencolok, para taruna memainkan aransemen musik yang energik sepanjang rute pawai, mengundang perhatian pengunjung yang memadati area SCBD.
Sejak awal kemunculannya, irama perkusi yang kuat dipadukan dengan tiupan alat musik tiup langsung membangun suasana semarak. Beberapa kali penampilan mereka disambut tepuk tangan meriah, bahkan tidak sedikit penonton yang mengabadikan momen tersebut menggunakan ponsel.
Penampilan marching band ini menunjukkan tingkat kesiapan dan kekompakan yang matang. Gerakan baris-berbaris yang presisi berpadu dengan komposisi musik yang dinamis, menjadikan kontingen Poltekip tampil menonjol di antara peserta pawai lainnya.
Pawai Imlek di SCBD sendiri menampilkan beragam atraksi budaya, mulai dari barongsai, tarian naga, hingga parade kostum tradisional. Meski demikian, penampilan marching band Poltekip menjadi salah satu momen yang paling menyita perhatian sepanjang rangkaian acara.
Antusiasme masyarakat yang tinggi terlihat dari padatnya area penonton hingga akhir parade. Kehadiran 111 personel marching band Poltekip dinilai berhasil menambah warna tersendiri dalam perayaan Imlek tahun ini sekaligus memperkuat pesan harmoni budaya di tengah keberagaman ibu kota.
Editor: Rizqiya Amali Husna
