Sore Ramadhan Di Grendeng: Jalan Padat, Pedagang Takjil Diserbu Pembeli

(sumber: dokumentasi pribadi)

Purwokerto— Arus lalu lintas di kawasan Jalan Grendeng, Purwokerto, terpantau padat merayap pada setiap sore menjelang waktu berbuka puasa. Kepadatan terjadi akibat meningkatnya aktivitas masyarakat yang ngabuburit serta ramainya pedagang kaki lima yang berjualan di sepanjang jalan.

Berdasarkan pantauan di lokasi sekitar pukul 17.00 WIB, kendaraan roda dua dan roda empat bergerak perlahan. Para pengendara tampak mengurangi kecepatan karena badan jalan menyempit akibat kendaraan yang berhenti di tepi jalan serta pejalan kaki yang memadati area penjualan takjil.

Sejumlah pedagang menjajakan berbagai menu berbuka puasa, mulai dari gorengan, ayam goreng, es buah, sempol, hingga aneka lauk pauk lainnya. Salah satu pedagang yang ramai diserbu pembeli adalah lapak bakso goreng milik Pak Dadang. Aroma bakso goreng yang dibalut dengan telur itu ketika baru diangkat dari penggorengan menarik perhatian warga yang berburu takjil.

Pak Dadang mengatakan momen Ramadan selalu membawa peningkatan jumlah pembeli dibandingkan hari biasa. “Kalau menjelang magrib seperti ini, pembeli ramai sekali. Bakso goreng bisa habis sebelum waktu berbuka,” ujarnya.

Sementara itu, seorang pengendara, Albar (20), mengaku kemacetan di kawasan tersebut kerap terjadi selama Ramadan. “Kalau sore pasti macet. Banyak yang mencari takjil dan parkir sembarangan,” katanya.
Kondisi semakin padat karena sebagian pengunjung memarkirkan kendaraan sembarangan di bahu jalan, sehingga jalur lalu lintas dari dua arah menyempit.

Masyarakat berharap adanya pengaturan lalu lintas dan penataan pedagang agar kemacetan dapat diminimalkan tanpa mengurangi aktivitas masyarakat selama bulan Ramadan.

Editor : Nadia Qurotul Aini

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *