Banjarnegara—Di tengah dominasi layanan ojek online berbasis aplikasi, jasa pesan antar makanan, barang, hingga transportasi lokal bernama Shipper tetap menjadi andalan warga Mandiraja dan wilayah sekitar Banjarnegara. Mengandalkan sistem sederhana melalui grup WhatsApp, Shipper menawarkan layanan yang murah, cepat, dan terasa lebih akrab karena berbasis komunitas lokal.
Bagi masyarakat Mandiraja, Shipper bukan sekadar layanan antar-jemput. Beragam kebutuhan harian bisa dilayani, mulai dari antar barang, ambil barang, ojk motor, angkut barang skala besar, hingga layanan mobil untuk liburan. Tanpa perlu mengunduh aplikasi, warga cukup memanfaatkan grup WhatsApp untuk memesan laysnan.
Tak hanya ojek motor, Shipper juga menyediakan layanan antar barang dan pindahan, serta Shipper Car (mobil) yang biasanya dgunakan untuk liburan atau keperluan lainnya. Keberagaman layanan ini membuat Shipper semakin relevan, tidak hanya untuk transportasi personal tetapi juga kebutuhan logistik warga.
Pilot, Bukan Driver
Dalam layanan Shipper, kurir disebut sebagai “pilot”, bukan driver. Setiap pilot memiliki nomor urut seperti Pilot 01, Pilot 02, Pilot 03, dan seterusnya. Nomor tersebut ditentukan berdasarkan urutan bergabung ke dalam Shipper.
Salah satu keunikan Shipper terletak pada sistem pmesanan yang terbuka dan interaktif. Pelanggan cukup mengirim pesan ke grup WhatsApp dengan pertanyaan seperti: “Pilot on?”, “Ada yang online?”, atau cukup “On?”
Pesan tersebut menjadi tanda bahwa pelanggan sedang mencari pilot yang aktif dan siap menerima order. Pilot yang online akan membalas dengan kata “on”, lalu menghubungi pelanggan secara pribadi dengan sapaan ramah, seperti: “Online kak, ada yang bisa saya bantu?”
Dari percakapan pribadi inilah detail pesanan dibahas, mulai dari lokasi, jenis layanan, hingga kesepakatan tarif. Bahkan, bagi pelanggan yang sudah terbiasa menggunakan layanan ini, mereka kerap langsung menghubungi pilot langganannya tanpa perlu bertanya di grup terlebih dahulu.
Testimoni Pelanggan dan Komitmen Pelayanan

Menurut salah satu pelanggan Shipper, Ovi, layanan ini sangat membantu dalam kondisi tertentu.
“Saya menggunakan Shipper ketika kondisi saya tidak memungkinkan untuk dapat keluar sendiri, jadi saya meminta bantuan shipper, dan saya cukup sering menggunakannya. Saya lebih suka menggunakan shipper daripada ojek online berbasis aplikasi karena shipper selalu bisa menyesuaikan, merekomendasikan kebutuhan pelanggan, dan komunikatif.”
Sementara itu, salah satu pilot, Melani, mengungkapkan bahwa ia dan rekan-rekannya selalu berupaya memberikan pelayanan terbaik serta rutin melakukan evaluasi setiap bulan.
“Kami para pilot shipper selalu berbagi pendapat, saling mengayomi, saling mengingatkan, dan saling membantu untuk keberhasilan pelayanan. Kami juga selalu memastikan keamanan dari para pelanggan dan selalu mengingatkan bahwa pilot resmi shipper hanyalah admin grup, selain itu adalah oknum atau penipu, agar pelanggan selalu bisa waspada dan juga percaya kepada kami para pilot Shipper,” jelasnya.
Aturan Grup dan Sistem Tarif
Untuk menjaga ketertiban, terdapat sejumlah peraturan dalam grup Shipper. Di antaranya, tidak boleh mencuri atau mengambil orderan jika bukan pilot resmi Shipper, tidak boleh menyebarkan promosi yang merugikan Shipper, serta tidak boleh menyebarkan berita palsu.
Dari sisi tarif, sistem yang digunakan terbagi menjadi dua kategori, yaitu lokal dan non-lokal. Untuk area lokal Mandiraja, tarif dipatok Rp10.000. Sementara untuk area di luar Mandiraja (non-lokal), tarif dikenakan Rp2.000 per kilometer.
Promosi Gratis untuk UMKM Lokal
Menariknya, Shipper juga membuka ruang promosi gratis bagi para penjual di area Mandiraja dan sekitarnya yang menjadi mitra. Dengan syarat mencantumkan nama Shipper dalam promosi, para pelaku usaha bisa memasarkan produknya di grup.
Contohnya: “Es Buah Zekha sudah ready, bisa pesan di Madre pakai Shipper lebih mudah.”
Sistem ini dinilai membantu pelaku usaha lokal sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi berbasis komunitas.
Tantangan Saat Order Membludak

Mayoritas pengguna menilai Shipper sangat membantu aktivitas sehari-hari, terutama untuk kebutuhan mendadak. Namun, ada sejumlah catatan yang kerap muncul, terutama saat momen tertentu seperti Tahun Baru dan Hari Raya Idul Fitri.
Pada periode tersebut, orderan meningkat tajam, sementara banyak pilot yang tidak online, sehingga sejumlah pesanan terabaikan. Karena itu, pelanggan memberikan masukan agar Shipper menambah driver, terutama saat permintaan sedang tinggi.
Shipper Layanan yang Murah, Cepat, dan Akrab
Dengan sistem sederhana lewat grup WhatsApp, mulai dari pertanyaan “Pilot on?” hingga respons cepat dari pilot, Shipper di Mandiraja membuktikan diri sebagai layanan yang murah, cepat, dan akrab.
Didukung dengan komitmen keamanan pelanggan, promosi jualan di grup, serta pilihan layanan yang beragam, Shipper tetap relevan dan menjadi andalan warga sehari-hari. Selama mampu menjaga kualitas pelayanan dan kerapian sistem, Shipper berpeluang terus bertahan di tengah gempuran layanan berbasis aplikasi.
