Wattpad: Tren Membaca Remaja Beralih ke Platform Digital

Tren Membaca di Platform Digital Wattpad (Sumber: Dokumentasi Pribadi)

Purbalingga – Tren membaca di kalangan remaja kini bergerak cepat menuju platform digital, meninggalkan kebiasaan lama yang bergantung pada buku cetak. Aplikasi berbasis cerita seperti Wattpad semakin mendominasi karena menawarkan akses instan, pilihan genre yang beragam, serta pembaruan cerita yang berlangsung setiap hari. Kemudahan ini membuat aktivitas membaca menjadi lebih fleksibel dan sesuai dengan gaya hidup generasi yang serba digital.

Menurut data terbaru, literasi digital di Indonesia menunjukkan tren peningkatan meskipun masih ada tantangan. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) melaporkan bahwa angka literasi digital nasional telah naik dari 3,49 pada 2021 menjadi 3,54 pada 2022, hal ini menunjukkan bahwa kesadaran dan kemampuan masyarakat menggunakan informasi digital semakin membaik. Di tengah kondisi ini, kemudahan akses ke konten digital seperti cerita di Wattpad memungkinkan generasi muda untuk berlatih keterampilan literasi digital, mulai dari membaca, menafsirkan teks, hingga beradaptasi dengan gaya bahasa daring, sehingga semakin penting peran literasi digital dalam membentuk budaya baca masa kini.

Salah satu pengguna bernama Kaila, mengaku bahwa kemudahan akses dan ragam cerita menjadi faktor utama yang membuatnya beralih ke Wattpad. “Saya tertarik membaca di Wattpad karena aksesnya jauh lebih mudah. Saya bisa membaca kapan saja tanpa harus membawa buku cetak. Selain itu, cerita di Wattpad lebih beragam dan cepat diperbarui, jadi saya tidak pernah kehabisan bacaan,” ujar Kaila.

Sejak mengenal Wattpad sekitar dua tahun lalu tepatnya saat masa pandemi, Kaila mengatakan kebiasaan membaca dan minatnya terhadap bacaan semakin konsisten. “Kalau dulu saya membaca hanya saat ada tugas sekolah, sekarang saya bisa membaca setiap hari, bahkan sebelum tidur,” tambahnya. Genre favorit Kaila adalah romance karena menurutnya cerita yang disajikan lebih  ringan dan dekat dengan kehidupan remaja, menurutnya cerita yang seperti ini sangat mudah membuat pembaca terbawa suasana dan betah membaca.

Kaila juga menyebut bahwa sebagian besar pengguna Wattpad adalah remaja berusia 13–20 tahun. Kini banyak dari mereka menjadikan membaca Wattpad sebagai aktivitas rutin, baik saat istirahat di sekolah, malam hari di kamar, maupun ketika menunggu angkutan. Rekomendasi cerita biasanya muncul dari daftar “Trending” di aplikasi atau dari teman yang membagikan cerita favorit mereka.

Menurut Kaila, alasan memilih Wattpad dibanding buku cetak tak hanya soal kenyamanan, tetapi juga soal biaya dan relevansi. Dengan satu aplikasi, ia bisa mendapatkan banyak cerita yang “dekat” dengan realitas remaja, membuat bacaan terasa lebih relate. “Format digital lebih cocok dengan kebiasaan generasi sekarang yang suka akses cepat dan fleksibel,” ujar Kaila.

Dari sisi gaya bahasa dan literasi, Kaila menyadari bahwa membaca di Wattpad memengaruhi cara berbahasa sehari-hari. “Bahasa di Wattpad sering lebih santai dan mengikuti tren, sehingga kami sebagai pembaca ikut terbiasa dengan gaya itu. Kadang kami menggunakan ungkapan gaul atau gaya narasi yang mirip saat chatting atau membuat caption di media sosial.” Menurutnya, platform seperti Wattpad dapat membantu meningkatkan literasi membaca generasi muda karena membaca menjadi aktivitas menyenangkan dan lebih mudah dijangkau. “Dengan akses cepat dan cerita yang beragam, remaja menjadi lebih termotivasi untuk membaca dan memahami teks, yang pada akhirnya dapat meningkatkan literasi digital mereka.”

Dengan meningkatnya minat remaja terhadap platform digital seperti Wattpad, terlihat bahwa kebiasaan membaca kini berkembang mengikuti perubahan teknologi dan kebutuhan generasi masa kini. Jika tren ini terus didukung dengan literasi digital yang baik, platform membaca daring bukan hanya menjadi sumber hiburan, tetapi juga sarana efektif untuk meningkatkan budaya baca di kalangan remaja Indonesia.

Editor: Sinta Rahmawati

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *