Purwokerto, 30 November 2024 – Pameran seni yang diadakan di Purwokerto menampilkan karya unik yang memadukan unsur tradisional dengan sentuhan modern. Salah satu karya yang mencuri perhatian pengunjung adalah instalasi kain goni yang menampilkan tulisan dalam dialek Ngapak, seperti “Gagen Gutul Reang Rika” dan “Kencot Bebe Iloken Kepriwe Busung”, disertai gambar wajah tradisional yang mengingatkan pada seni pertunjukan daerah.
Karya ini menjadi simbol perpaduan antara seni visual kontemporer dan pelestarian budaya lokal. Dialek Ngapak yang kental dengan nuansa humor dan keakraban menjadi pilihan tepat untuk menghadirkan sisi manusiawi dalam seni. Kesan santai dan penuh canda dalam karya ini mampu menghadirkan tawa, namun juga mengajak pengunjung untuk merenung tentang pentingnya melestarikan identitas budaya daerah.
Pameran ini tidak hanya menonjolkan aspek estetika seni, tetapi juga memberikan ruang bagi refleksi tentang peran bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari. Seni dalam hal ini, bukan hanya tentang karya indah, tetapi juga tentang bagaimana suatu karya bisa merayakan keberagaman budaya, menyatukan masa lalu dengan masa depan, serta menggugah kesadaran akan pentingnya mempertahankan tradisi.