5 Cara Belajar yang Benar Menurut Merry Riana! Motivasi Merry

Belajar tidak mengenal usia, tempat dan waktu. Baik muda sampai tua, di sekolah, di rumah maupun di kantor, pagi ataupun malam, semua orang harus terus belajar. Tetapi, belajar tidak boleh sembarang belajar. Ada beberapa cara belajar yang benar menurut Merry Riana.

Cara pertama belajar yang benar yaitu mindset yang baik. Sama seperti halnya memasak. Memasak juga butuh resep ataupun bahan-bahan yang harus disediakan sebelum memasak. Contoh lain, ketika akan berolahraga membutuhkan pemanasan. Begitu juga dengan belajar ada yang harus dipersiapkan seperti mindset atau cara berpikir. Sebelum belajar pikiran harus terbuka. Jangan sesekali berbicara “tidak tahu” sebelum mencari tahu, juga jangan berpikir bahwa sudah tahu semua jadi tidak belajar lagi. Kebiasaan yang kurang baik dengan pikiran seperti itu sebaiknya dihilangkan karena bisa menghambat pembelajaran yang akan diterima. Jadi, harus membuka pikiran terlebih dahulu, apabila ada sesuatu yang beda jangan ditolak dan harus dicerna dulu.

Selanjutnya cara kedua, guru yang benar. Belajar dari orang yang memang mengerti dengan hal-hal yang ingin dikuasai. Belajar dengan guru yang benar akan lebih cepat menguasai dan lebih efektif. Cara ketiga yaitu waktu yang benar. Belajar tidak bisa dengan waktu sks atau sistem kebut semalam, karena otak juga butuh jeda untuk belajar. Ibarat udah gosok gigi hari ini, kemudian tidak gosok gigi lagi selama seminggu, pasti risihkan! Nah, begitu juga belajar hauus dijadikan kebiasaan. Ketika belajar terus menerus ditinggalkan menjadi tidak efisien.

Cara belajar keempat yaitu memilih cara yang benar. Setiap orang memiliki cara belajar tersendiri, dan secara garis besar ada tiga tipe orang belajar yaitu visual (menyerap informasi yang dibaca dan dilihat), auditory (menerima informasi melalui apa yang ia dengar), kinestetik ( cepat menerima informasi bila diserap terlebih dahulu, kemudian dicontohkan atau membayangkan bahwa orang melakukan hal tersebut). Cara terakhir atau kelima yaitu lingkungan yang benar. Memilih lingkungan belajar mempengaruhi masa depan. Ada beberapa orang yang apabila belajar harus tenang, ada juga yang mendengarkan musik dan belajar sendiri maupun kelompok. Apapun cara belajarnya yang terpenting pilih lingkungan yang positif.

Lalu, tipe belajar kamu yang mana nihh?

Ingat kata-kata ini yaa, agar kamu termotivasi untuk selalu belajar!! “Jika kamu tidak sanggup menahan lelahnya belajar maka kamu harus sanggup menahan perihnya kebodohan” – Imam Syafi’i.

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *