Siap yang tidak tahu donat mini legendaris yang biasa dijumpai di pinggir jalan sekitar Fakultas Ilmu Budaya. Donat mini ini sudah menjadi donat primadona bagi para mahasiswa. Bagaimana tidak, donat mini ini dijual dengan harga murah tetapi porsinya sangat banyak. Sejarah awal mula pembuatan donat dirintis pada tahun 2003, dan sampai sekarang donat ini menjadi donat legendaris karena sudah beroperasi puluhan tahun dan masih eksis di kalangan mahasiswa zaman sekarang. Donat ini berbeda dengan donat lainnya karena ukurannya yang kecil, simpel dan praktis.

Awalnya Bapak Tarikun adalah seorang buruh di pabrik donat, lalu beliau membuka usaha donat sendiri dengan menggunakan resep yang beliau ketahui saat bekerja. Di zaman sekarang persaingan sangat ketat, tetapi beliau selalu berpikir bahwa rezeki itu sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa sehingga beliau tidak merasa tersaingi.

Keluarga menjadi suport pertama dalam menjalankan usaha donat ini. Dalam proses pembuatan donat, beliau tidak mengerjakannya sendirian tetapi beliau juga dibantu oleh keluarganya. Donat mini legendaris memiliki harga yang relatif murah dan terjangkau, sehingga donat ini banyak diminati di kalangan mahasiswa karena porsinya yang banyak dan rasanya yang enak.