Memasuki bulan suci Ramadan, Bazar Ramadan kembali hadir dan menjadi agenda rutin tahunan di wilayah kelurahan setempat. Seperti tahun-tahun sebelumnya, kegiatan ini digelar sejak awal hingga akhir Ramadan sebagai wadah bagi pelaku usaha kecil sekaligus pusat kuliner bagi masyarakat menjelang waktu berbuka puasa.
Setiap sore, kawasan bazar mulai dipadati pengunjung. Beragam menu takjil, makanan tradisional, hingga hidangan siap santap tersedia di deretan stan yang tertata rapi. Aktivitas jual beli berlangsung ramai, namun tetap terkendali.
Pihak kelurahan selaku penyelenggara menegaskan bahwa pelaksanaan bazar tahun ini tetap mengedepankan ketertiban dan kenyamanan bersama. Penataan lokasi dilakukan agar tidak mengganggu mobilitas kendaraan warga sekitar.
“Kegiatan ini memang sudah menjadi agenda rutin setiap Ramadan. Kami dari kelurahan mengatur posisi stan dan area parkir supaya tidak menggunakan badan jalan utama. Jadi lalu lintas warga tetap lancar,” ujar perwakilan kelurahan.
Ia menambahkan, bazar yang berlangsung selama satu bulan penuh ini bertujuan membantu perputaran ekonomi warga, khususnya pelaku UMKM lokal. Dengan durasi yang panjang, pedagang memiliki kesempatan lebih besar untuk meningkatkan pendapatan selama Ramadan.
Sementara itu, salah satu pembeli mengaku terbantu dengan adanya bazar tahunan tersebut. Selain dekat dari rumah, pilihan makanan yang beragam menjadi alasan utama ia datang setiap sore.
“Setiap Ramadan pasti ke sini. Lebih praktis karena banyak pilihan dalam satu tempat, dan parkirnya juga sudah tertata jadi nggak bikin macet,” katanya.
Kehadiran Bazar Ramadan ini pun menjadi bagian dari tradisi tahunan yang dinantikan warga. Di tengah rutinitas ibadah dan aktivitas harian selama bulan puasa, bazar tersebut tetap menjadi ruang ekonomi dan interaksi sosial yang berjalan tertib tanpa mengganggu aktivitas lingkungan sekitar.
