Dialek Banyumasan Jadi Sorotan Lewat Konten Linguistik Rafly Ngapak

PURWOKERTO– Dialek Banyumasan kembali mencuri perhatian publik setelah kreator konten Rafly Ngapak mengunggah video terbaru yang membahas ciri-ciri linguistik bahasa Ngapak dengan cara sederhana dan menghibur. Dalam videonya, Rafly menjelaskan pengucapan, intonasi, serta kosakata khas Banyumasan yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari.

Tidak hanya membawakan humor, Rafly juga menyoroti beberapa fenomena linguistik seperti pelafalan vokal terbuka dan gaya tutur yang dianggap unik oleh masyarakat luar daerah. Cara penyampaian yang ringan membuat banyak warganet memahami perbedaan dialek Ngapak dengan bahasa Indonesia baku.

Video tersebut mendapat respon positif dari penonton, terutama warga Banyumas yang merasa bangga karena dialek daerah mereka kembali diangkat dalam ruang digital. Banyak yang menilai bahwa konten Rafly turut membantu pelestarian bahasa daerah di tengah dominasi bahasa gaul dan bahasa Indonesia di media sosial.

Rafly menyatakan bahwa ia ingin menghadirkan konten yang tidak hanya lucu, tetapi juga informatif. “Ngapak kue dientitase wong Banyumas. Sebagai warga Banyumas, nyong pengin ngenalna sisi linguistik ben wong lia isa ngerti khase bahasa Banyumasan yakue (Ngapak),” ujar Rafly dalam konten tiktoknya.

Melihat antusiasme tersebut, Rafly berkomitmen untuk terus menghadirkan konten yang memperkaya pemahaman publik tentang karakter khas bahasa Ngapak.

Editor: Fadhilah Salma Labibah

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *