Risol Matcha (Foto: Dokumentasi Risol House)
Purwokerto — Risol matcha menjadi salah satu tren kuliner yang viral pada awal tahun 2026. Jajanan tradisional yang biasanya berisi ragout gurih kini hadir dengan isian krim matcha bercita rasa manis dan lembut. Perpaduan kulit risol yang renyah dan isian yang lumer membuat camilan ini cepat diminati, terutama oleh generasi muda.
Tren ini mulai ramai pada Januari 2026 melalui unggahan video di media sosial. Warna hijau matcha yang kontras dengan kulit risol keemasan menjadikannya menarik secara visual. Banyak pelaku usaha rumahan kemudian memproduksi risol matcha karena permintaan pasar meningkat.
Inovasi ini menunjukkan perubahan selera konsumen yang menyukai perpaduan rasa tradisional dan modern. Matcha yang sebelumnya identik dengan minuman dan hidangan pencuci mulut kini diolah menjadi isian risol. Kreativitas tersebut membuka peluang usaha baru.
Momentum ini dimanfaatkan oleh Syofiah Dwi Kartika, mahasiswi semester 6 Program Studi Ekonomi Syariah UIN SAIZU Purwokerto. Ia mendirikan usaha bernama Risol House. “Saya baru memulai bisnis ini pada 27 Januari 2026. Sampai sekarang sudah berjalan sekitar satu bulan,” ujarnya.Ia menambahkan, “Awal pembukaan pre-order dalam satu minggu mencapai kurang lebih 100 pcs,” ujarnya.

(Foto: Dokumentasi Risol House)
Selain varian matcha, Risol House juga menyediakan varian cokelat dan mayo. Syofiah menerapkan sistem pre-order untuk menjaga kualitas.
Fenomena risol matcha membuktikan bahwa tren viral dapat menjadi peluang bisnis apabila diimbangi pengetahuan pasar, adaptif, dan keterampilan produksi yang baik. Bagi mahasiswa, inovasi sederhana dapat menjadi langkah awal membangun usaha mandiri.
Editor: Khansa Rufi Khafizah
