
Purwokerto — Banyak mahasiswa kerap menyepelekan pentingnya kualitas tidur di tengah padatnya jadwal kuliah dan tugas. Padahal, tidur yang berkualitas bukan sekadar durasi tidur, melainkan faktor penting dalam mendukung fokus, konsentrasi, dan kualitas belajar sehari-hari.
Menurut saya, kualitas tidur yang baik sangat memengaruhi kemampuan belajar. Ketika tidur terganggu atau tidak berkualitas, fokus mudah buyar, materi sulit dipahami, dan proses berpikir menjadi lebih lambat. Dengan tidur yang berkualitas, saya merasa lebih segar, lebih mudah berkonsentrasi, dan lebih efektif dalam menyelesaikan tugas serta memahami pelajaran.
Data penelitian mendukung pengalaman ini. Dalam Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan (JKPBK, Vol. 1 No. 1, 2018), Muhammad Aminuddin menegaskan bahwa kualitas tidur berperan penting dalam prestasi belajar mahasiswa. Hal ini sejalan dengan pendapat Potter dan Perry (2005), yang menyebutkan bahwa kurang tidur dapat menurunkan kemampuan seseorang untuk berkonsentrasi, membuat keputusan, serta menjalani aktivitas harian secara optimal. Mereka juga menekankan bahwa kurang tidur berdampak pada kesehatan fisik—meningkatkan kerentanan terhadap penyakit—dan kesehatan psikologis, seperti emosi tidak stabil serta daya pikir melemah. Akibatnya, mahasiswa yang tidak memenuhi kebutuhan tidurnya cenderung lambat, linglung, kurang perhatian, dan berisiko mengalami penurunan prestasi akademik.
Selain itu, Wulandari & Pranata (2024) dalam Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi menekankan bahwa tidur berperan penting bagi kualitas hidup, kesehatan fisik dan mental, serta proses berpikir dan belajar seseorang. Temuan Lisiswanti et al. (2019) menegaskan bahwa pola tidur memengaruhi cara seseorang bekerja, memahami materi, dan berinteraksi sosial. Amelia (2022) juga menunjukkan bahwa kualitas tidur merupakan faktor penting dalam keberhasilan akademik mahasiswa, karena pola tidur yang tidak teratur dapat menimbulkan gangguan fisik dan mental selama proses belajar. Kurangnya tidur bahkan dapat tercermin pada penurunan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) mahasiswa.
Dari pengalaman pribadi saya dan temuan penelitian, jelas bahwa kualitas tidur bukan sekadar kebutuhan biologis, tetapi strategi penting untuk meningkatkan konsentrasi, kreativitas, dan prestasi akademik. Mahasiswa perlu menyeimbangkan belajar, aktivitas harian, dan istirahat agar tubuh dan pikiran tetap optimal, sehingga belajar dapat berjalan lebih efektif.
Editor:
