Langkah Nyata Dalam Perlindungan Mental Anak: Australia Resmi Melarang Remaja di Bawah 16 Tahun Menggunakan Media Sosial!

Pemerintah Australia resmi mengesahkan undang-undang tentang larangan penggunaan media sosial untuk anak-anak yang berusia di bawah 16 tahun. Melalui aturan ini, Australia menjadi satu-satunya negara yang membuat undang-undang tentang pembatasan sosial media untuk anak-anak di bawah usia 16 tahun. Aturan ini diberlakukan sebagai salah satu upaya pemerintah Australia untuk melindungi kesehatan mental dan kesejahteraan mereka.

Rancangan Undang-Undang ini pertama kali dibahas pada Parlemen Australia, 21 November 2024. Aturan ini mulai berlaku setelah Senat dan DPR Australia menyetujui dan mengesahkan kebijakan tersebut pada Kamis, 28 November 2024.

Isi undang-undang tersebut mengharuskan platform media sosial untuk mencari cara agar anak yang memiliki usia di bawah 16 tahun tidak bisa mengakses media sosial dan juga tidak bisa memiliki akun di media sosial. Media sosial yang termasuk di dalamnya adalah Tiktok, Facebook, Snapchat, X, dan Instagram. Jika Perusahaan media sosial mengabaikan tentang peraturan ini, maka akan dedenda sebesar AU$50 juta atau sekitar 516 miliar rupiah, dan Perusahaan tersebut dicap gagal dalam mencegah anak-anak di bawah usia 16 tahun memiliki akun.

Perusahaan sosial media diberikan waktu satu tahun oleh pemerintah Australia untuk memikirkan bagaimana cara mereka untuk mengimplementasikan aturan tersebut sebelum hukuman diberlakukan. Sehingga, aturan tersebut mulai berlaku pada bulan November 2023 atau 12 bulan mendatang. Kebijakan tersebut dapat menjadi contoh bagi pemerintah Indonesia untuk mempertimbangkan regulasi serupa. Namun, mengingat infrastruktur digital untuk verifikasi usia masih terbatas, kurangnya kesadaran orang tua mengenai dampak media sosial, dan juga di Indonesia masih memiliki budaya yang lebih permisif terhadap penggunaan gadget oleh anak-anak yang menjadikan tidak mudah untuk menerapkan kebijakan tersebut di Indonesia.

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *