Dokumentasi Pribadi
Purwokerto— Pengguna setia aplikasi iPusnas melayangkan keluhan atas gangguan yang tak kunjung pulih sejak 4 Januari 2026 hingga memasuki Februari 2026. Gangguan tersebut menyebabkan sebagian pengguna tidak dapat masuk (log in) ke aplikasi maupun melakukan peminjaman buku digital. Padahal,
Sebagai salah satu platform literasi digital yang memfasilitasi berbagai jenis buku secara gratis, iPusnas banyak dimanfaatkan masyarakat, terutama pelajar dan mahasiswa untuk keperluan membaca dan riset. kondisi tersebut membuat aktivitas membaca pengguna jadi terhambat.
Selain gangguan teknis, pengguna juga menyoroti kabar pemangkasan anggaran yang dialokasikan untuk Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas). Berdasarkan data perkembangan pagu anggaran perpustakaan nasional, pagu TA 2025 tercatat sebesar Rp721,68 miliar dan mengalami penyesuaian menjadi Rp441,82 miliar. Sementara itu, pagu TA 2026 tercatat sebesar Rp377,99 miliar.
Sejumlah pengguna pun lantas menyampaikan kekecewaan melalui media sosial. Salah satu akun berinisial O menulis, “Sayang banget ya, padahal iPusnas ini bikin aku bis abaca buku di mana aja, legal, dan gratis lewat hp.” Komentar lainnya juga menyampaikan rasa prihatin atas gangguan layanan tersebut.
Setelah ramainya keluhan pengguna yang menjalar di media sosial. Akun resmi Perpustakan Nasional RI memberikan tanggapan. Perpusnas menyatakan tengah melakukan penguatan sistem dan keamanan layanan digital. Pengujian keamanan system juga tengah dilakukan bersama pihak eksternal.
Dalam keterangannya, Perpusnas menyebut layanan iPusnas akan diaktifkan terlebih dahulu untuk pengguna android. Selanjutnya, pengembangan dan penyesuaian akan dilakukan secara bertahap.
Perpusnas juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kesabaran masyarakat. Lembaga tersebut menegaskan komitmennya untuk memastikan iPusnas menjadi platform literasi digital yang adaptif, aman, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
