Perubahan Suasana Hati Saat Menstruasi: Kesadaran Perempuan dalam Mengelola Emosi

Purwokerto – Sejumlah perempuan mengalami perubahan suasana hati pada periode tertentu dalam siklus menstruasi mereka. Perubahan ini terutama disebabkan oleh perubahan kadar hormon estrogen, yang dapat menimbulkan rasa depresi, kecemasan, hingga mudah tersinggung. Dampaknya bukan hanya dirasakan secara emosional, tetapi juga memengaruhi kenyamanan dan kinerja dalam aktivitas sehari-hari.

Perubahan hormon yang terjadi selama menstruasi termasuk hormon estrogen dan progesteron, dan memengaruhi neurotransmitter di otak yang berperan mengatur suasana hati, seperti serotonin. Akibatnya, perempuan bisa mengalami perubahan mood atau mood swing. Fenomena ini umum dialami oleh hampir semua perempuan dari remaja hingga dewasa. Perubahan hormonal biasanya mulai terlihat menjelang menstruasi dan berlanjut selama periode haid, terutama ketika tubuh menyesuaikan diri dengan penurunan hormon tertentu.

Berdasarkan pengalaman dan pengamatan saya, kebanyakan perempuan masih menganggap mood swing sebagai hal wajar, padahal hal tersebut bisa berdampak pada hubungan sosial, maupun kualitas kerja mereka. Opini saya, setiap perempuan perlu aktif membangun kesadaran mengenai kondisi emosionalnya, serta belajar strategi mengelola mood, bukan hanya pasrah terhadap perubahan hormon.

Oleh karena itu, kemampuan untuk mengelola diri saat mengalami mood swing menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan setiap perempuan. Walaupun perubahan hormon adalah hal yang alami dan tidak dapat dihindari, respons individu terhadap perubahan tersebut sangat menentukan keseharian mereka. Mengelola emosi, mengenali pemicu perubahan mood, dan memberikan waktu bagi diri sendiri merupakan strategi efektif untuk mengurangi potensi konflik, menekan stres, serta mempertahankan produktivitas. Menganggap mood swing hanya sebagai fenomena normal tanpa usaha memahami dan mengendalikannya justru berpotensi menimbulkan kesulitan. Dengan demikian, pentingnya membangun kesadaran diri dan kemampuan kontrol emosional menjadi langkah agar perempuan dapat tetap stabil menghadapi perubahan biologis yang terjadi setiap bulan.

Editor: Arsa Rahman Hidayatulloh

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *