Perayaan Khai Kwang Kimsin Meriahkan Kota: Kirab Ritual Budaya Pukau Masyarakat

dokumentasi pribadi

Purwokerto — Perayaan Khai Kwang Kimsin berlangsung meriah pada Minggu (24/11) melalui gelaran kirab ritual budaya yang sejak pagi telah menarik perhatian masyarakat. Kirab yang dimulai dari halaman kelenteng setempat ini menampilkan arak-arakan patung dewa (kimsin), barongsai, liong, serta berbagai atribut budaya Tionghoa yang sarat nilai spiritual

Prosesi diawali dengan ritual sembahyang untuk memohon keselamatan, kesehatan, dan keberkahan bagi masyarakat. Setelah itu, para pengiring mengangkat tandu kimsin dan membawanya mengelilingi rute utama kota, diiringi musik tambur dan denting simbal yang menggema di sepanjang jalan. Masyarakat tampak antusias menyaksikan rangkaian budaya tersebut, bahkan banyak yang mengabadikan momen menggunakan ponsel maupun kamera.

Ketua panitia, Hendrik Tanuwijaya, menjelaskan bahwa Khai Kwang Kimsin merupakan tradisi tahunan yang memiliki makna penghormatan kepada para leluhur dan dewa penjaga. “Kirab ini bukan sekadar pertunjukan, melainkan bentuk pelestarian budaya yang sudah diwariskan secara turun-temurun. Kami berharap generasi muda terus mengenal dan menjaga tradisi ini,” ujarnya.

Pihak keamanan, komunitas pecinta budaya, serta perwakilan lintas agama turut hadir memberikan dukungan, menunjukkan harmoni dan toleransi antarwarga. Kirab berlangsung tertib dari awal hingga akhir dan ditutup dengan doa bersama di kelenteng sebagai simbol rasa syukur.

Perayaan Khai Kwang Kimsin tahun ini dinilai sebagai yang paling meriah, sekaligus menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan melalui keberagaman budaya.

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *