Pesta Rakyat Soedirman 2025: Jembatan Budaya Mahasiswa dan Masyarakat Banyumas

Purwokerto – Pesta Rakyat Soedirman (PRS) 2025 resmi dilaksanakan pada 15 November 2025 di Lapangan Grendeng, Purwokerto. Acara ini merupakan program kerja terbaru Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (BEM UNSOED) 2025 di bawah Kementerian Pengabdian Masyarakat. Festival budaya tersebut dirancang sebagai ruang kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat Banyumas melalui pertunjukan seni, UMKM lokal, serta partisipasi berbagai organisasi mahasiswa.

Acara dimulai pukul 15.00 dengan sesi pembukaan, dilanjutkan Doa Pembuka, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan Mars Mahasiswa. Nuansa budaya lokal mulai terasa ketika kesenian Ebeg tampil pukul 15.30 hingga 16.30, membawa energi khas Banyumasan yang kuat dan atraktif.

Setelah rangkaian sambutan dan peresmian, pengunjung kembali disuguhi kekayaan budaya Banyumas melalui pertunjukan Tari Lengger pada pukul 17.10. Tarian tersebut menjadi salah satu momen yang paling menarik perhatian, karena memperlihatkan identitas lokal yang kental melalui gerak, busana, dan musik tradisionalnya.

Menjelang malam, berbagai penampilan mahasiswa turut mengisi panggung, seperti Solo Vokal, BIOMONZ, BOLD, serta performa UKM USMAN, ARTERIS, dan ADC. Deretan penampilan ini menunjukkan bahwa PRS tidak hanya menonjolkan budaya daerah, tetapi juga menjadi ajang apresiasi bagi kreativitas mahasiswa UNSOED.

Pada pukul 21.30, suasana berubah lebih syahdu ketika musik keroncong hadir di panggung. Keroncong Putra tampil pukul 21.30 hingga 21.40 dengan warna musik klasik yang lembut. Dilanjutkan Keroncong Putri pada pukul 21.40 hingga 21.50 yang memberikan sentuhan vokal lebih halus, menghadirkan nuansa budaya Nusantara yang romantis dan menenangkan.

Antusiasme pengunjung semakin meningkat ketika guest star Khanza Putri tampil pukul 21.50 hingga 22.50. Penampilannya berhasil menarik perhatian dan membangun suasana malam yang meriah melalui interaksi yang hangat dan lagu-lagu yang banyak digemari.

Pesta Rakyat Soedirman 2025 menjadi bukti bagaimana budaya lokal, kreativitas mahasiswa, dan UMKM masyarakat dapat berpadu dalam satu festival yang memperkuat hubungan antara kampus dan lingkungan sekitarnya. Melalui acara ini, mahasiswa tidak hanya menyajikan hiburan, melainkan juga menunjukkan kepedulian terhadap pelestarian budaya Banyumas dalam kemasan yang lebih modern dan inklusif.

Editor: Shavamella

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *