Ramadan Tiba, Aktivitas Berburu Takjil Sebabkan Kemacetan Sore di Ajibarang

Ajibarang — Suasana sore hari di kawasan Ajibarang berubah lebih ramai dari biasanya sejak memasuki bulan Ramadan. Setiap pukul 15.00 hingga 18.00 WIB, arus lalu lintas di depan Kantor Kecamatan Ajibarang, Jalan Raya Ajibarang-Bumiayu No. 2, Kabupaten Banyumas, tampak dipadati kendaraan. Kemacetan ini dipicu oleh meningkatnya aktivitas masyarakat yang berburu takjil menjelang waktu berbuka puasa.

Deretan pedagang takjil yang memenuhi pinggir jalan raya menjadi daya tarik utama warga. Beragam makanan dan minuman khas Ramadan dijajakan, mulai dari gorengan, kolak, es buah, hingga aneka jajanan tradisional. Banyak pengendara memperlambat kendaraan bahkan berhenti sejenak untuk membeli, sehingga arus lalu lintas tersendat dan antrean kendaraan memanjang.

Meski menyebabkan kepadatan, suasana tersebut menghadirkan nuansa Ramadan yang hangat dan penuh kebersamaan. Warga tampak antusias memilih hidangan berbuka, sementara para pedagang mengaku mengalami peningkatan penghasilan selama bulan suci ini. Kehadiran pasar takjil musiman juga membantu menggerakkan perekonomian masyarakat lokal, terutama bagi pedagang kecil dan pelaku usaha rumahan.

Namun, kondisi ini juga memerlukan kewaspadaan ekstra. Lokasi penjualan berada di jalan raya besar yang merupakan jalur provinsi dan sering dilalui kendaraan berukuran besar seperti truk dan bus. Aktivitas parkir di tepi jalan serta keluar-masuk pembeli membuat pengendara harus lebih berhati-hati demi menghindari kecelakaan.

Aris, seorang tukang parkir di sekitar lokasi, mengatakan bahwa kepadatan sudah mulai terasa sejak siang hari. “Dari jam 3 sore jalan sudah padat. Pedagang sudah datang sekitar jam 2, tapi puncak ramainya biasanya jam 4 dan itu yang membuat macet cukup parah. Apalagi ini merupakan jalan provinsi, jadi banyak truk besar yang lewat,” ujarnya.

Meski menimbulkan kemacetan, masyarakat menilai keberadaan pedagang takjil membawa dampak positif karena memudahkan warga mendapatkan menu berbuka sekaligus menciptakan suasana khas Ramadan yang meriah. Warga dan pengendara diharapkan tetap menjaga ketertiban serta mematuhi aturan lalu lintas agar aktivitas ekonomi dan ibadah selama Ramadan dapat berjalan dengan aman dan nyaman.

Editor : Luna Ryas Indriansyah

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *