Purwokerto — Memasuki bulan Ramadhan, tantangan terbesar bagi anak rantau atau anak kost bukan hanya menahan lapar di siang hari, tapi juga perjuangan bangun di waktu sahur. Minimnya fasilitas dapur dan rasa malas memasak di waktu sahur seringkali membuat anak kost berakhir hanya sahur dengan air putih atau mie instan.
Padahal, kunci puasa tetap bertenaga adalah asupan sahur yang cukup. Fenomena kesulitan sahur ini diakui oleh Mala (21), seorang mahasiswa rantau di Purwokerto.
“Kadang kalau bangun sudah mepet imsak, mau cari makan keluar sudah tidak sempat. Apalagi di kost tidak ada kulkas, jadi makanan basah cepat basi. Solusinya ya harus sedia lauk kering yang bisa langsung dimakan pakai nasi hangat,” ujar Mala.
Dengan adanya stok makanan yang siap santap, para anak kos tidak perlu lagi keluar mencari warung makan pada dini hari.
Berikut adalah 3 rekomendasi lauk kering “penyelamat” yang tahan lama, murah meriah, dan pastinya enak:
1. Kentang Kentang
Lauk ini adalah primadona bagi banyak orang. Irisan kentang yang digoreng garing lalu dibalut bumbu balado manis pedas ini memiliki tekstur krispi yang tahan lama.
2. Abon Sapi atau Ayam
Abon menjadi solusi paling “sat-set” bagi mereka yang sering terbangun mepet dengan waktu Imsak. Cukup ambil nasi, taburkan abon, dan sahur pun terpenuhi.
3. Kering Tempe Kacang
Selain harganya yang paling ramah di kantong, kering tempe kacang adalah sumber protein nabati yang sangat awet. Rasa gurih dan tekstur renyahnya dijamin bikin nafsu makan meningkat meski mata masih mengantuk.
Tips Tambahan: Agar lauk kering tetap renyah, pastikan selalu menggunakan sendok bersih dan kering saat mengambil lauk dari wadahnya. Pastikan juga tutup toples selalu tertutup rapat setelah digunakan.
Dengan menyiapkan stok lauk di atas, tidak ada lagi alasan bagi anak kost untuk melewatkan waktu sahur hanya karena kendala fasilitas atau malas memasak.
Editor:
