SMK Negeri 1 Binangun Perkuat Kurikulum Merdeka untuk Siapkan Siswa Hadapi Dunia Kerja dan Kuliah

Foto SMK N 1 Binangun dengan logo Kurikulum Merdeka, Dok.pribadi | Editing: Canva

Binangun – SMK Negeri 1 Binangun terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan dengan memperkuat penerapan Kurikulum Merdeka. Hal ini disampaikan oleh Ilyas, staf kurikulum SMK Negeri 1 Binangun, dalam wawancara terkait pengelolaan dan implementasi kurikulum di sekolah.

Menurut Ilyas, tugas utamanya sebagai staf kurikulum adalah mendukung Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum dalam mengelola penilaian dan asesmen, memastikan sistem e-Rapor berjalan lancar, hingga membantu guru dalam proses penilaian serta penyusunan laporan hasil belajar siswa.

“Kurikulum menjadi panduan utama dalam proses pembelajaran. Dengan kurikulum yang relevan, siswa dibekali kompetensi teknis dan keterampilan umum, sehingga lebih siap menghadapi dunia kerja maupun melanjutkan kuliah,” jelasnya.

Pembaruan kurikulum terakhir dilakukan sejak penerapan Kurikulum Merdeka pada tahun pelajaran 2022/2023. Evaluasi dilakukan setiap akhir semester melalui rapat dewan guru serta masukan dari dunia usaha dan industri (DUDI).

Dalam proses pengembangan, SMK Negeri 1 Binangun melibatkan Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, staf kurikulum, guru mata pelajaran, konselor BK, hingga mitra industri. Dinas Pendidikan turut memberi arahan dan kebijakan agar kurikulum sejalan dengan kebutuhan dunia kerja.

Strategi yang dijalankan sekolah antara lain menyelaraskan capaian pembelajaran dengan standar industri, melibatkan DUDI dalam penyusunan program, menerapkan sistem Teaching Factory (TEFA), serta pembelajaran berbasis proyek nyata. “Kami berusaha agar siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga merasakan manfaat langsung melalui pembelajaran kontekstual,” tambah Ilyas.

Proses penyusunan kurikulum juga dilakukan melalui analisis kebutuhan kompetensi, pemetaan capaian pembelajaran, dan penyesuaian dengan SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia) maupun standar kompetensi global. Evaluasi rutin dilaksanakan melalui uji kompetensi, praktik kerja industri (Prakerin), serta masukan dari pengguna lulusan.

Saat ini, program kurikulum unggulan SMK Negeri 1 Binangun meliputi penerapan TEFA, pembelajaran berbasis projek dalam Kurikulum Merdeka, serta penguatan kerja sama dengan industri melalui program magang, sertifikasi kompetensi, dan kelas industri.

Dengan langkah-langkah tersebut, SMK Negeri 1 Binangun berharap dapat mencetak lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *