Sumber: Canva
Purwokerto–Wudu merupakan kewajiban bagi umat Islam sebelum melaksanakan salat. Wudu dilakukan untuk menghilangkan hadas kecil dengan menggunakan air yang suci dan bersih. Dalam pelaksanaannya, terdapat beberapa rangkaian gerakan yang biasa dilakukan, salah satunya adalah berkumur.
Namun, di masa Ramadan, tidak sedikit orang yang merasa waswas ketika hendak berkumur saat wudu. Kekhawatiran tersebut muncul karena takut air tertelan dan membatalkan puasa. Fenomena ini juga ramai diperbincangkan di media sosial seperti TikTok.
Padahal, dalam Mazhab Syafi’i yang banyak dianut umat Islam di Indonesia, berkumur tidak termasuk dalam rukun wudu. Rukun wudu terdiri dari enam perkara, yaitu niat, membasuh wajah, membasuh kedua tangan hingga siku, mengusap sebagian kepala, membasuh kedua kaki hingga mata kaki, serta tertib. Jika keenam rukun tersebut telah terpenuhi, maka wudu dinyatakan sah.
Berkumur termasuk sunah wudu, yakni amalan yang dianjurkan tetapi tidak wajib. Artinya, jika seseorang tidak berkumur, wudunya tetap sah selama rukun-rukunnya terpenuhi. Saat berpuasa, berkumur tetap diperbolehkan selama tidak dilakukan secara berlebihan dan tidak menelan air dengan sengaja. Hal ini sejalan dengan hadis Nabi yang menganjurkan untuk tidak berlebihan dalam berkumur ketika berpuasa.
Melalui pemahaman ini, kekhawatiran yang muncul saat berwudu di bulan Ramadan dapat disikapi dengan lebih bijak. Ibadah pun dapat dilakukan tanpa rasa ragu yang berlebihan.
Editor: Fadhilah Salma Labibah
