Es Dawet Ayu Pak Tarno, Kenyal dan Gurih Sejak 1996

Sumber: Dokumentasi Pribadi

Es Dawet Ayu Pak Tarno menjadi salah satu minuman tradisional yang masih bertahan di Kecamatan Padamara, Kabupaten Purbalingga. Usaha ini umumnya berjualan di kawasan Taman Sentul Garden, Desa Karangsentul. Sejak 1996, Pak Tarno konsisten menyajikan dawet dengan cita rasa yang khas.

Gerobak hijau miliknya menawarkan dawet dengan harga Rp5.000 per porsi. Pembeli dapat memilih kemasan plastik untuk dibawa pulang maupun gelas dan cup untuk dinikmati di tempat. Harga yang tertera jelas pada gerobak memudahkan pembeli mengetahui tarif tanpa perlu bertanya.

Sumber: Dokumentasi Pribadi

Dari segi tampilan, dawet disajikan dengan cendol berwarna hijau yang berpadu dengan santan dan gula merah cair. Proses penyajiannya terbilang cepat dan rapi. Kebersihan gerobak serta peralatan yang digunakan turut menjadi perhatian.

Soal rasa, manis gula merah berpadu seimbang dengan gurih santan yang terasa segar. Cendolnya kenyal dan tidak lembek, memberi kesan dibuat dari bahan tepung beras asli. Takaran es yang pas membuat minuman ini tetap terasa segar tanpa mengurangi kekuatan rasa.

“Saya sudah berjualan sejak 1996 dan tetap menggunakan bahan alami tanpa pengawet maupun pewarna buatan,” kata Pak Tarno.

Salah satu pembeli, Ina, mengaku cukup sering membeli dawet tersebut. “Rasanya enak, manisnya pas, dan harganya terjangkau,” ujarnya.

Secara keseluruhan, es dawet ini menghadirkan cita rasa tradisional yang sederhana namun konsisten. Dengan harga terjangkau dan tekstur cendol yang kenyal, minuman ini dapat menjadi pilihan bagi penikmat es tradisional di kawasan Padamara.

Editor: Afifah Ghina Khalda

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *