
Purwokerto—Lagu “Bersenja Gurau” karya Raim Laode kembali menarik perhatian publik pada tahun 2025, khususnya setelah viral di TikTok. Lagu ini sebelumnya dikenal sebagai salah satu soundtrack film Komang. Banyak pengguna media sosial memilih lagu tersebut sebagai latar slide foto bersama pasangan, terutama pada bagian lirik “Selalu ada pelangi, pada setiap mendungnya… Temani setiap derita, jadi pelukan ternyaman untukmu” yang dianggap pas merepresentasikan hubungan saling menjaga.
Di balik fenomena viral itu, “Bersenja Gurau” menonjol karena cara Raim Laode merangkai lirik yang sederhana namun penuh kehangatan. Ia mengisahkan sosok yang tetap memilih untuk menemani seseorang, bahkan ketika situasi hidup terasa berat.
Bagian lirik yang viral itu sendiri menghadirkan gambaran kuat tentang perhatian yang tidak bersyarat. Kata-kata seperti “Ku kan ada selalu untukmu” dan “Jadi pelukan ternyaman untukmu” membawa pendengar pada pengalaman emosional yang akrab, yaitu mencintai seseorang dengan cara menemani, bukan mengambil alih luka mereka.
Melalui “Bersenja Gurau,” Raim Laode secara universal merepresentasikan bahwa di tengah kesulitan yang dialami setiap orang, kehadiran seseorang yang tulus dapat menjadi pelukan ternyaman. Lagu ini berkembang dari sekadar soundtrack film dan tren TikTok menjadi pengingat bahwa kasih sayang dalam hidup sering hadir lewat bentuk paling sederhana: hadir untuk orang lain secara nyata.
