Revolusi Pembelajaran Bahasa: Mendikdasmen Dorong Penerapan Deep Learning

Purwokerto—Upaya peningkatan mutu pendidikan bahasa di Indonesia kembali mendapat dorongan baru setelah Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) resmi mengumumkan penerapan metode Deep Learning dalam proses pembelajaran bahasa di sekolah. Kebijakan ini menjadi salah satu agenda strategis pemerintah dalam merevitalisasi kualitas literasi dan kemampuan berbahasa peserta didik.

Dalam keterangannya, Mendikdasmen menegaskan bahwa pembelajaran bahasa selama ini kerap terjebak pada pola hafalan yang dangkal sehingga siswa kesulitan menerapkan kemampuan berbahasanya secara nyata. Melalui pendekatan Deep Learning, siswa diharapkan mampu memahami konsep bahasa secara lebih mendalam, melakukan analisis kritis terhadap teks, serta mengembangkan keterampilan komunikasi yang efektif.

Program ini mulai diperkenalkan pada akhir November 2025 dan akan diuji coba pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Sejumlah sekolah piloting di berbagai provinsi telah ditunjuk sebagai perintis, khususnya pada tingkat SMP dan SMA. Sekolah-sekolah tersebut akan menjadi pusat implementasi awal sebelum metode ini diterapkan secara nasional.

Penerapan Deep Learning mencakup berbagai strategi, seperti pembelajaran berbasis proyek, analisis mendalam terhadap teks sastra dan nonsastra, pemanfaatan teknologi digital dalam kelas, hingga penilaian yang berfokus pada proses berpikir, bukan sekadar hasil akhir. Guru bahasa juga akan mendapatkan pelatihan khusus agar memahami prosedur, alat ajar, dan pendekatan pedagogis yang sesuai dengan konsep Deep Learning.

Kementerian melihat bahwa perubahan ini mendesak dilakukan karena kemampuan literasi siswa Indonesia masih perlu diperkuat untuk menghadapi tantangan global. Dengan metode pembelajaran yang lebih mendalam dan aplikatif, pemerintah berharap peserta didik dapat lebih siap menghadapi dunia akademik, dunia kerja, dan dinamika sosial masyarakat modern.

Implementasi program ini akan terus dipantau melalui evaluasi berkala untuk memastikan kesesuaian kurikulum, kesiapan guru, serta keberhasilan siswa dalam merespons pendekatan baru tersebut. Jika hasil uji coba menunjukkan perkembangan positif, penerapan Deep Learning dalam pembelajaran bahasa akan diperluas ke seluruh sekolah di Indonesia.

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *