Tumpukan barang lama yang memenuhi sudut ruangan sering kali menjadi pemicu keresahan bagi penghuni rumah, terutama kalangan anak muda yang tinggal bersama orang tua. Koleksi koran lama, pakaian yang sudah tidak terpakai, hingga perabotan rusak yang dibiarkan menumpuk perlahan mengubah fungsi rumah menjadi area yang terasa sesak dan tidak tertata.
Fenomena ini mendorong populernya gerakan decluttering di masyarakat. Sebuah metode sederhana namun efektif untuk mengembalikan kenyamanan hunian dengan cara menyaring barang-barang yang benar-benar dibutuhkan.
Mengenal Apa Itu Decluttering
Secara sederhana, decluttering adalah proses menyortir dan menyingkirkan barang-barang yang tidak lagi digunakan atau tidak memiliki fungsi dari ruang hidup kita. Berbeda dengan sekadar membersihkan rumah (seperti menyapu atau mengepel), decluttering lebih menekankan pada aspek pengambilan keputusan terhadap kepemilikan barang.
Tujuan utamanya adalah menciptakan ruang yang lebih tertata, sehingga setiap benda yang tersisa di dalam rumah memiliki fungsi yang jelas atau memberikan nilai kebahagiaan bagi penghuninya.
Mengapa Decluttering Perlu Dilakukan?
Melakukan decluttering bukan hanya soal estetika agar rumah terlihat rapi, tetapi juga memiliki dampak positif bagi penghuninya:
- Meningkatkan Fokus dan Ketenangan: Ruang yang terlalu penuh dengan barang (clutter) sering kali membuat pikiran terasa berantakan. Lingkungan yang lapang membantu otak lebih rileks dan fokus.
- Optimalisasi Fungsi Ruangan: Banyak sudut rumah yang seharusnya bisa digunakan untuk bersantai atau bekerja justru beralih fungsi menjadi tempat penyimpanan barang tak terpakai. Decluttering membantu mengembalikan fungsi asli ruangan tersebut.
- Kesehatan Lingkungan Rumah: Mengurangi jumlah barang berarti mengurangi area yang berpotensi menjadi sarang debu, jamur, atau serangga yang dapat mengganggu kesehatan pernapasan.
- Efisiensi Waktu: Proses membersihkan rumah menjadi jauh lebih ringan dan cepat karena tidak banyak barang yang perlu dipindahkan atau dilap satu per satu.
Tips Praktis Melakukan Decluttering
Memulai decluttering di rumah yang sudah bertahun-tahun penuh barang memang menantang. Berikut adalah beberapa tips untuk memulainya:
- Mulai dari Area Kecil: Jangan langsung mencoba merapikan satu rumah sekaligus. Mulailah dari area yang paling mudah, seperti satu laci meja atau satu rak sepatu.
- Gunakan Metode Sortir: Siapkan wadah untuk membagi barang ke dalam tiga kategori: Tetap Simpan, Donasi/Jual, dan Buang.
- Terapkan Aturan Satu Tahun: Jika sebuah barang (seperti baju atau peralatan dapur) tidak pernah digunakan dalam satu tahun terakhir, itu pertanda kuat bahwa barang tersebut sudah tidak Anda butuhkan.
- Batasi Barang Masuk: Agar barang tidak kembali menumpuk, terapkan prinsip satu barang masuk berarti satu barang lama harus keluar (one in, one out).
Meskipun memisahkan diri dari barang yang penuh kenangan tidaklah mudah, rumah yang lega dan tertata akan memberikan kualitas hidup yang jauh lebih baik bagi seluruh penghuni rumah.
