Ros.bakehouse Bangun Nama Lewat Harga Bersahabat Ekonomis di Kantong

Foto Dokumentasi (Foto: Aurelia Nabilla Zulfa)

PurwokertoUsaha rumahan Ros.Bakehouse milik Rosa (45) kini mulai dikenal setelah enam bulan beroperasi. Bisnis ini dijalankan dari rumah pribadinya dengan produksi harian yang mengutamakan kesegaran dan kualitas bahan. Produk yang ditawarkan meliputi kue sus seharga Rp2.500 per buah, kue bolen Rp3.500 per buah, dan kue abon Rp4.000 per buah. Dari berbagai varian tersebut, kue sus dan bolen menjadi yang paling diminati pelanggan, dengan bolen rasa asin tercatat sebagai yang paling laris.

Foto Dokumentasi (Foto: Aurelia Nabilla Zulfa)

Ros.Bakehouse berawal dari hobi Rosa membuat kue untuk keluarga dan tetangga. Respons positif membuatnya yakin membuka usaha sendiri dari dapur rumahnya. Setiap pagi, ia memproduksi kue secara mandiri dengan menjaga kebersihan dan kualitas bahan. Jumlah produksi disesuaikan dengan pesanan yang masuk, baik untuk kebutuhan arisan, rapat, hingga acara keluarga dalam jumlah besar.

Foto Dokumentasi (Foto: Aurelia Nabilla Zulfa)

Dari sisi rasa, kue sus memiliki tekstur lembut dengan isian krim yang ringan dan tidak berlebihan, sehingga nyaman dinikmati. Kue bolen tersedia dalam dua rasa, manis dan asin. Varian manis menghadirkan perpaduan rasa yang pas, sedangkan varian asin menjadi favorit karena cita rasa gurihnya seimbang dengan lapisan pastry renyah di luar dan lembut di dalam. Kue abon juga menawarkan rasa gurih dengan isian yang padat dan terasa premium.

Foto Dokumentasi (Foto: Aurelia Nabilla Zulfa)

Meski harga jual tergolong terjangkau, Rosa menegaskan bahan yang digunakan tetap premium. Ia mengaku tidak masalah mengambil keuntungan sedikit karena usahanya masih baru dan belum dikenal luas. Pemasaran dilakukan secara langsung dan melalui Instagram @ros.bakehouse yang juga melayani pemesanan dalam jumlah besar. Dengan harga terjangkau dan kualitas yang konsisten, Ros.Bakehouse perlahan membangun kepercayaan pelanggan dan berharap dapat berkembang lebih besar ke depannya.

Editor: Nasya Ramadhani

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *