Baru, Indomie Mi Nyemek Jogja Rasa Rendang Hadir untuk Pencinta Kuliner Nusantara

Purwokerto — Pada akhir tahun 2025, fenomena mi nyemek yang selama ini menjadi primadona di Warmindo kini resmi “naik kelas”. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk melalui jenama Indomie resmi meluncurkan varian terbaru bertajuk Indomie Hype Abis Mi Nyemek ala Jogja Rasa Rendang. Produk ini menjadi bentuk apresiasi terhadap kreativitas kuliner lokal sekaligus upaya memberdayakan UMKM agar dikenal secara nasional, dan kini telah tersedia di berbagai minimarket.

Kolaborasi dua resep ikonik ini menghadirkan dua varian yang terinspirasi langsung dari racikan khas Warmindo dengan reputasi kuat di daerah asalnya, yakni Ala Bangladhes’e (Medan) yang mengadaptasi cita rasa Warmindo Agem Senyum Ketawa milik Bang Agem dengan karakter bumbu medok dan pekat yang sempat viral di Medan, serta Ala Jogja (Yogyakarta) yang mengusung keautentikan rasa dari Mi Nyemek Bu Siti yang dikenal gurih, hangat, dan kaya rempah.

(Sumber: Dokumentasi Pribadi MS)

Keunikan lain produk ini terletak pada konsep penyajiannya yang berbeda dari mi instan pada umumnya. Konsumen dianjurkan menyisakan sekitar 12 sendok makan air rebusan untuk menghasilkan tekstur “nyemek”, yakni kuah kental yang membalut mi. Perpaduan bumbu rendang yang kaya rempah dengan sentuhan manis khas Yogyakarta menghadirkan cita rasa yang gurih dan seimbang.

Salah satu konsumen, menilai inovasi tersebut memberikan pengalaman berbeda saat mengonsumsi mi instan. “Rasa rendangnya terasa kuat dan tekstur nyemek membuat mi lebih lembut, dengan sentuhan manis khas Jogja,” ujarnya.

Meski demikian, proses penyajian memerlukan ketepatan takaran air. Jika air terlalu banyak, rasa dapat menjadi kurang kuat. Sebaliknya, jika terlalu sedikit, rasa asin akan lebih dominan. Oleh karena itu, konsumen perlu memperhatikan petunjuk penyajian agar memperoleh cita rasa yang optimal.

Peluncuran varian ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menghadirkan tren kuliner daerah ke dalam produk instan yang praktis, sekaligus mempertahankan karakter rasa khas Nusantara.

Editor: Eti Kusmiati

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *