Tunggal putra andalan Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, dipastikan absen dari dua turnamen bergengsi, Kumamoto Masters dan China Masters 2024, karena cedera pinggang yang dialaminya. Keputusan untuk menarik Ginting dari turnamen ini diambil demi memprioritaskan pemulihan kondisi fisiknya, meskipun ia telah menjalani pemeriksaan dan menunjukkan kemajuan.
Pelatih tunggal putra Indonesia, Irwansyah, dalam keterangan resmi dari PP PBSI di Jakarta, Senin (12/11), menjelaskan bahwa cedera tersebut mulai dirasakan Ginting setelah berpartisipasi dalam Denmark Open beberapa waktu lalu. Cedera yang ia alami menimbulkan kekhawatiran terkait kelayakannya untuk berkompetisi dalam waktu dekat. Irwansyah mengungkapkan, “Kondisinya sudah jauh lebih baik sekarang tapi belum terlalu siap untuk bertanding lagi. Jadi diputuskan untuk ditarik di dua turnamen ini.”
Ginting, yang merupakan peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 dan finalis All England Open 2024, sudah menjalani beberapa upaya pemulihan untuk mengatasi cedera pinggangnya. Namun, Irwansyah menekankan pentingnya menjaga kesehatan sang atlet agar dapat tampil maksimal pada kompetisi-kompetisi yang akan datang. “Harapannya bisa pemulihan total, penguatan otot pinggangnya benar-benar maksimal supaya tahun depan sudah siap dan bagus,” ujar Irwansyah.
Absennya Ginting tentu menjadi tantangan bagi tim tunggal putra Indonesia, mengingat prestasinya yang konsisten di berbagai ajang internasional. Ginting sendiri diharapkan akan fokus pada pemulihan penuh dan penguatan otot untuk menghindari risiko cedera berulang. Pelatih berharap atlet ini bisa kembali dalam performa terbaiknya pada turnamen-turnamen penting yang akan datang di tahun mendatang, guna mengharumkan nama Indonesia di kancah bulu tangkis dunia.