Arya Galih merupakan seorang dalang, penyanyi, dan pencipta lagu berusia 24 tahun yang berasal dari daerah Lereng Lawu, Magetan, Jawa Timur. Penyanyi muda yang berkecimpung di dunia campursari ini bertekad untuk melanjutkan perjalanan Didi Kempot, Cak Diqin, dan Manthous. Arya Galih memulai perjalanan karirnya dengan merilis lagu pertamanya yang berjudul Asmoro Lereng Lawu. Karya-karya lain yang diciptakan oleh Arya Galih antara lain Sarangan Nglarung Rasa, Magetan Sewu Kenangan, Eling Ae, dan baru-baru ini merilis lagu Andum. Pada tahun 2020, salah satu lagunya yang berjudul Nglilakne Kowe berhasil trending di Youtube, lagu ini bisa dikatakan sebagai jembatan terkenalnya Arya Galih di dunia musik tanah air.
Meskipun tidak terlahir dari keluarga yang mencintai seni musik campursari, Arya Galih mulai menekuni musik Jawa sejak SD dengan mengikuti lomba menyanyi, tembang macapat, dan karawitan kemudian mendapat penghargaan secara berturut-turut sebagai Pengendang Terbaik Festival Karawitan Kabupaten Magetan. Saat SMP, Arya Galih mulai tertarik dan belajar seni pedalangan. Kemudian, Arya Galih melanjutkan pendidikannya di Sekolah Menengah Kesenian Indonesia (SMKI) atau SMK Negeri 8 Surakarta, Solo dengan jurusan pedalangan. Pada tahun 2021, Arya Galih membuat Grup Musik bersama teman-temannya dan dinamakan AG Musik atau AG Creative.

Selain menciptakan lagu, Arya Galih juga banyak berkolaborasi dengan penyanyi daerah Jawa Timur lainnya untuk melestarikan musik khas Jawa. Contohnya yaitu dengan Wisnu Jaya membawakan lagu Pujaningsih, dengan Niken Salindri membawakan lagu Raiso Dadi Siji, dengan Esa Risty membawakan lagu Restu, dan dengan Shinta Arshinta membawakan lagu Lintang Asmoro. Lagu-lagu tersebut banyak dinikmati oleh pendengar dilihat dari banyaknya jumlah penonton di Youtube.
Saat bernyanyi, Arya Galih memiliki identitas yang unik yaitu dengan mengenakan ikat kepala berwarna hitam dengan corak yang khas. Karakter suara yang khas membuat Arya Galih mampu bertahan di dunia musik Indonesia dan membedakan dengan penyanyi yang lain. Lagu-lagu yang telah Arya Galih ciptakan memiliki bahasa yang indah, nuansa sastra yang kental, dan kata-katanya yang puitis. Quotes yang selalu Arya Galih sampaikan adalah “Jadilah pemuda modern tetapi tidak lupa dengan seninya”. Dengan karya-karyanya yang luar biasa, Arya Galih terus membuktikan bahwa musik campursari Jawa memiliki tempat tersendiri di hati generasi muda dan dengan karakternya Arya Galih mampu menginspirasi generasi muda untuk mencintai dan melestarikan kebudayaan Jawa.