Nama Happy Asmara sudah tidak asing lagi di dunia musik dangdut koplo Indonesia. Pemilik nama lengkap Happy Rismanda Hendranata ini lahir pada 10 Juli 1999 di Kediri, Jawa Timur. Dikenal dengan julukan “Ratu Ambyar,” Happy telah memikat hati jutaan pendengar dengan lagu-lagu yang menggabungkan lirik emosional dan musik koplo modern.
Sejak kecil, Happy sudah menunjukkan minat besar pada dunia musik. Berawal dari menyanyi di acara-acara lokal di Kediri, Happy mencoba peruntungannya dengan mengikuti berbagai audisi menyanyi. Meskipun awalnya tidak mudah, ia tidak menyerah untuk mengejar mimpinya menjadi seorang penyanyi profesional.
Perjalanan kariernya dimulai dari genre pop hingga akhirnya beralih ke dangdut koplo, yang membesarkan namanya. Keputusannya untuk beralih genre ini terbukti tepat. Dengan gaya khasnya yang dikenal sebagai “pop-dut” (kombinasi antara pop dan dangdut), menciptakan musik yang unik dan mampu menjangkau lintas generasi.

Karier Happy Asmara mulai menanjak ketika ia merilis lagu “Dalan Liyane” pada 2019. Lagu ini tidak hanya menjadi viral di berbagai platform digital, tetapi juga memperkenalkan gaya khasnya yang menggabungkan lirik melankolis dengan alunan koplo modern. Tak hanya “Dalan Liyane,” Happy juga dikenal dengan lagu-lagu lainnya seperti “Tak Ikhlasno”, “Salah Paham”, “Apakah Itu Cinta”, “Satru 2” Kolaborasi ikonik dengan Denny Caknan.
Di antara semua karyanya, “Dalan Liyane” tetap menjadi lagu yang paling diingat dan dikenang. Liriknya yang penuh kepedihan tentang cinta yang tak terbalas membuat banyak pendengar merasa terhubung secara emosional. Lagu ini menjadi simbol dari gaya musiknya yang dijuluki “pop-dut” perpaduan pop dengan dangdut.
Kesuksesan Happy tidak datang secara instan. Ia harus melewati berbagai rintangan, mulai dari cibiran hingga kesulitan finansial di awal kariernya. Namun, semangat pantang menyerahnya membuahkan hasil.
“Aku percaya, keberhasilan itu soal proses. Jangan takut mulai dari nol, karena yang besar pasti pernah kecil.” Pesan ini menginspirasi banyak orang, terutama mereka yang merasa sedang berjuang meraih mimpi.
Happy juga dikenal sebagai seniman yang menciptakan lagunya sendiri. Baginya, musik adalah medium untuk mengekspresikan perasaan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Hal ini membuat lagu-lagunya terasa begitu personal dan relevan bagi pendengar. Happy Asmara tidak hanya dikenal sebagai penyanyi, tetapi juga sebagai sosok yang membawa dangdut koplo ke tingkat yang lebih tinggi.
Dengan inovasi dalam aransemen musik dan gaya bernyanyi yang khas, ia berhasil membuat dangdut lebih modern dan dapat diterima oleh kaum muda.Ia percaya bahwa musik dangdut adalah bagian dari budaya Indonesia yang harus terus dilestarikan. “Musik dangdut itu jati diri kita. Kalau aku bisa membuat generasi muda mencintainya lagi, itu adalah pencapaian terbesarku” ungkapnya.