Sumber foto: wallpaperaccess.com (https://wallpaperaccess.com/top-gun-2)
Top Gun: Maverick merupakan film action yang dirilis pada tahun 2022 bertema militer dan merupakan sekuel atau lanjutan dari Top Gun (1986). Film ini kembali menampilkan karakter Pete “Maverick” Mitchell yang diperankan oleh Tom Cruise. Dalam film ini, Maverick diceritakan kembali ke sekolah penerbangan TOPGUN untuk melatih sekelompok pilot muda dalam menjalankan misi berbahaya.
Dalam film tersebut, Maverick juga harus bekerja sama dengan Rooster, putra mendiang sahabatnya, yang diperankan oleh Miles Teller. Film ini menampilkan banyak adegan aksi udara yang menegangkan sekaligus cerita yang cukup emosional antartokohnya.
Salah satu penonton, Giska Amelia, mengaku menonton film ini karena ketertarikannya pada Miles Teller. Ia mengatakan film tersebut sudah lama masuk dalam daftar tontonnya. Selain itu, ketertarikannya pada genre action juga menjadi alasan utama, meskipun ia biasanya lebih sering menonton film komedi romantis.
Menurutnya, alur film ini mudah diikuti meskipun merupakan sekuel dari film sebelumnya. Ia menilai penonton tetap dapat menikmati film ini tanpa harus menonton film pertamanya, walaupun menonton film pertama dapat menambah kedalaman emosi saat menyaksikan sekuelnya.
“Bagi orang yang mau menonton film keduanya dulu tidak apa, karena alurnya tidak terlalu mengikat dengan film pertamanya,” ujarnya.
Dari segi kelebihan, film ini dinilai mampu memberikan perspektif baru tentang genre action. Jika selama ini film action identik dengan adegan perkelahian atau kejar-kejaran, Top Gun: Maverick justru menampilkan ketegangan melalui aksi udara dan tema perang militer. Durasi film yang lebih dari dua jam pun tidak terasa membosankan karena alurnya yang mudah diikuti.
Meski demikian, bagian konflik dinilai kurang dijelaskan secara detail. Latar belakang misi dan konflik dengan pihak lawan hanya digambarkan secara umum sehingga sempat menimbulkan kebingungan di awal cerita.
Adegan yang paling berkesan bagi Giska adalah ketika Rooster memilih menyelamatkan seseorang di tengah situasi genting meskipun diperintahkan untuk kembali ke pangkalan. Dialog “You told me not to think!” menjadi momen yang menurutnya sangat emosional karena berkaitan dengan prinsip “Don’t think, just do” yang sebelumnya sering diucapkan dalam film.
Secara keseluruhan, film ini dinilai tidak hanya menghadirkan ketegangan, tetapi juga pesan tentang pentingnya kerja sama tim dan saling percaya dalam sebuah misi. Giska pun merekomendasikan film ini sebagai tontonan yang menegangkan sekaligus emosional.
Editor:
